;



UNTUK CLOSE : KLIK LINK IKLAN DI BAWAH 1 KALI AGAR MELIHAT FULL ARTIKEL ^^


Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kampus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Mei 2012

Mahasiswa UNY Juara di Kompetisi Musik Internasional

Rabu, 30 Mei 2012




Mahasiswa jurusan Pendidikan Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengukir prestasi membanggakan di dunia musik internasional dengan berhasil meraih juara di ajang Concorso Musicale Europeo ke-4 yang berlangsung pada 5-13 Mei 2012 di Filadelfia, Italia. Mereka adalah Ganter Hanggayuh Puji P, Grahita Tiar Praseti, Danar Gayuh Utama, dan Birul Walidaini yang berhasil meraih peringkat II Kwartet Guitar dan peringkat II Solo Tunggal atas nama Birul Walidaini.



Kompetisi musik internasional tersebut kali ini diikuti oleh 16 negara, yaitu Norwegia, Ukraina, Latvia, Indonesia, Selandia Baru, Rusia, Spanyol, Turki, Polandia, Taiwan, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Uzbekistan, Iran, dan Italia.

“Ajang ini merupakan ajang tahunan. Untuk mengikutinya, pihak panitialah yang menentukan, jadi tidak sembarang negara bisa berpartisipasi,” tutur Herwin Yogo Wicaksono, M.Pd. selaku pembimbing.

Menurut informasi dari pihak Italia, pemilihan negara difokuskan pada prestasi yang telah dicapai. Sebelumnya, keempat mahasiswa ini telah menorehkan prestasi dengan meraih juara pertama dalam Kwartet Guitar Festival tingkat nasional dan meraih tiga juara sekaligus pada kategori Solo Klasik dengan penyelenggara Duatone. Pada Maret 2011 mereka juga berhasil meraih kategori aransemen terbaik.

“Baik universitas, fakultas, dan alumni saling bekerjasama. Kebetulan semua capaian ini juga tidak terlepas dari campur tangan Bakti Setiadji selaku alumni UNY. Dia yang berperan dalam mengaransemen instrumen yang dimainkan,” ujar Herwin menambahkan.

Mengenang penampilan di Italia, keempat mahasiswa ini menjawab sangat terkesan dengan penjiwaan gitar klasik yang dimainkan oleh peserta dari negara lain. “Awalnya kami menargetkan, minimal bisa meraih kategori favorit, tetapi puji syukur dengan membawakan instrumen Fantasia from Indonesia kami berhasil membawa hasil maksimal,” jelas Birul Walidaini. Aransemen Fantasia from Indonesia sendiri mengusung semangat kearifan lokal dengan mengambil esensi dari seluruh musik yang ada di Indonesia.



http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=14684842

NAMA ANDA - 02.15

Selasa, 29 Mei 2012

8 Kampus Swasta Termahal di Indonesia

Selasa, 29 Mei 2012


Biaya kuliah menjadi pertimbangan utama bagi orangtua ketika memasukkan anak mereka ke perguruan tinggi. Tentu saja biaya kuliah harus sesuai dengan kantong orangtua.

Sebuah blog menuliskan, delapan perguruan tinggi swasta dengan biaya perkuliahan paling mahal. Kategori mahal terbagi menjadi tiga, yakni sangat mahal dengan kisaran minimal Rp100 juta atau lebih, cukup mahal (Rp80 juta-Rp100 juta), dan relatif mahal dengan rentang biaya terlalu jauh, yakni Rp50 juta-Rp100 juta.

Pemilihan kedelapan kampus swasta ini berdasarkan beberapa kriteria penilaian, yaitu asumsi total biaya selama 8-10 semester merupakan program reguler, bukan kelas internasional bukan biaya kuliah untuk program studi kedokteran, kedokteran gigi, maupun medis hanya murni biaya pendidikan, belum termasuk sumbangan sukarela serta total biaya terbagi menjadi dua, yaitu minimal dan maksimal. Disebut termahal karena diurutkan dari total biaya minimal ke maksimal.

Kategori sangat mahal

1. President University
www.president.ac.id/

Kampus yang berada di daerah Cikarang, Jawa Barat, ini merupakan kampus internasional kedua di Indonesia. Berdiri pada 2001, kampus ini mematok biaya perkuliahan sebesar Rp25 juta per semester. Jika dihitung, untuk mencapai gelar S-1, dibutuhkan biaya Rp250 juta.

2. Swiss German University (SGU)
www.sgu.ac.id/

Berdiri pada 2000 lalu, SGU merupakan kampus bernuansa internasional pertama di Indonesia. Dengan suasana kompleks yang nyaman dan asri, kampus yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang, Banten, ini menetapkan biaya kuliah mulai dari Rp24 juta-Rp28 juta per semester. Jadi, untuk memperoleh gelar S-1, orangtua harus mengeluarkan dana sebesar Rp223 juta-Rp247 juta.

Kehadiran tenaga pengajar asing, mungkin menjadi salah satu alasan kampus ini mematok harga yang cukup mahal.

3. Universitas Pelita Harapan (UPH)
www.uph.edu

Kampus yang berdiri sejak 1996 ini memiliki biaya rata-rata kuliah sebesar Rp9 juta-Rp15 juta tiap semester. Sementara, biaya yang harus dikeluarkan hingga meraih titel sarjana adalah sebesar Rp130 juta-Rp200 juta.

Kampus yang menjadi tempat kuliah beberapa selebriti seperti si kembar Marcel dan Mischa Chandrawinata, serta Marshanda ini memberikan fasilitas sesuai dengan biaya perkuliahan. Mulai dari pusat olahraga seperti kolam renang, lintasan atletik, hingga pusat perbelanjaan ada di kampus yang berlokasi di Lippo Karawaci ini.

Kategori cukup mahal

4. Universitas Ciputra (UC)
www.ciputra.ac.id

Meski terbilang baru berdiri, yakni pada 2006 lalu, universitas yang didirikan oleh Ir. Ciputra ini mematok harga yang cukup mahal untuk biaya perkuliahan terutama untuk kota seukuran Surabaya. Rata-rata biaya kuliah Rp9 juta-Rp16 juta. Sehingga untuk perkuliahan selama 8-10 semester, dibutuhkan Rp83 juta-Rp160 juta.

5. Universitas Trisakti (Usakti)
www.trisakti.ac.id/

Sejak berdiri 46 tahun lalu hingga 1998, Usakti menjadi kampus swasta favorit bagi calon mahasiswa baru. Namun, setelah 1998 dengan bermunculan kampus baru yang cukup banyak, peminat Usakti menjadi menurun.

Kampus tempat Nycta Gina alias Jeng Kelin berkuliah ini memiliki biaya kuliah rata-rata Rp9 juta-Rp12 juta tiap semester. Sehingga untuk meraih S-1, harus mengeluarkan biaya sebesar Rp90 juta-Rp120 juta.

Kategori relatif mahal

6. Universitas Tarumanegara (Untar)
www.tarumanegara.ac.id

Kampus yang merupakan tetangga Usakti di Grogol, Jakarta Barat juga mematok biaya kuliah yang cukup mahal. Pasalnya, untuk biaya perkuliahan tiap semester, harus merogoh kocek sebesar Rp7 juta-Rp10 juta. Maka, untuk meraih gelar sarjana di kampus yang juga dimiliki oleh Ciputra, diperlukan biaya sebesar Rp65 juta-Rp120 juta.

7. Universitas Bina Nusantara (Binus)
www.binus.ac.id

Kampus yang terkenal dengan jurusan Teknologi Informasi ini mematok biaya kuliah sebesar Rp6 juta-Rp9 juta tiap semester. Biaya yang harus dikeluarkan selama 8-10 semester yakni Rp61 juta-Rp107 juta.

8. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ)
www.atmajaya.ac.id

Kampus yang berlokasi di Semanggi, Jakarta Selatan ini memiliki biaya kuliah yang relatif mahal. Sebab, teradapat program studi dengan biaya kuliah cukup murah, namun ada pula beberapa program studi dengan biaya yang cukup mahal.

Kampus yang menjadi favorit dalam jurusan psikologi ini memiliki rata-rata biaya kuliah Rp3 juta-Rp10 juta per semester. Sehingga, untuk meraih gelar sarjana pada kampus dengan jaket almamater berwarna oranye ini dibutuhkan Rp25 juta-



http://www.infosnmptn.web.id/2012/02/biaya-kuliah-menjadi-pertimbangan-utama.html

NAMA ANDA - 08.11

5 Politeknik Terbaik Di Indonesia


1.Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (POLMAN-Bandung)

POLITEKNIK MANUFAKTUR NEGERI BANDUNG (POLMAN-Bandung) adalah Politeknik Negeri pertama di Indonesia yang dahulu bernama Politeknik Mekanik Swiss (PMS-ITB). POLMAN Bandung berdiri sejak tahun 1976 merupakan hasil kerjasama bilateral antara pemerintah RI dan pemerintah Konfederasi Swiss, yang dalam pelaksanaannya Pemerintah Indonesia diwakili oleh ITB dan Swisscontact mewakili Pemerintah Swiss yang berakhir pada tahun 1995.
POLMAN Bandung adalah politeknik pertama di Indonesia yang diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr.Sjarif Thajeb pada tanggal 24 Maret 1977 meskipun angkatan mahasiswa pertama masuk tahun 1976.Pengembangan POLMAN Bandung selanjutnya dibantu melalui pendanaan dari pinjaman ADB dan Bank Dunia serta proyek-proyek DIP (DUE Like), IGI dan TPSDP.

2.Politeknik Negeri Bandung

Politeknik Negeri Bandung pada awalnya bernama Politeknik Institut Teknologi Bandung, namun sejak tahun 1999 tidak lagi di bawah naungan ITB lagi sehingga namanya berubah menjadi Politeknik Negeri Bandung. Politeknik Negeri Bandung ini atau yang biasa disingkat POLBAN terletak di Jl Gegerkalong Hilir.

3.Politeknik Negeri Jakarta

Politeknik Negeri Jakarta, sejarahnya bermula dari fakultas non gelar teknologi Universitas Indonesia (FNGT-UI), yang kemudian menjadi Politeknik Universitas Indonesia.Politeknik Universitas Indonesia didirikan 20 September 1982, sejak 25 Agustus 1998 menjadi mandiri dengan nama Politeknik Negei Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor: 207/O/1998.

4.Politeknik Negeri Medan 

Pada tahun 1979 Universitas Sumatera Utara ditetapkan sebagai salah satu dari 6 Universitas/Institut yang mendapat proyek pembangunan Pendidikan Politeknik Tahap I dari DIKTI, dengan nama Politeknik Universitas Sumatera Utara (Politeknik USU) Medan. Pembangunan Politeknik USU dibiayai oleh Bank Dunia (World Bank). Pembangunan Politeknik USU dan Politeknik lainnya, merupakan proyek pemerintah melalui Depdikbud Ditjen DIKTI yang dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik dikenal dengan singkatan PEDC (Polytechnic Education Development Center) di Bandung. Melalui Surat Keputusan Mendikbud No. 084/O/1997 tentang Pendirian Politeknik Negeri Medan, maka Politeknik USU Medan secara resmi menjadi Politeknik mandiri dengan nama Politeknik Negeri Medan (Polmed) yang isinya telah diperbaharui dengan SK Mendiknas No.: 130/O/2002 tentang organisasi dan tata kerja Politeknik Negeri Medan.

5.Politeknik Negeri Samarinda 

Politeknik Negeri Samarinda adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. Sebelumnya bernama Politeknik Universitas Mulawarman, yang resmi berdiri berdasarkan surat keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi No.080/Dikti/Kep/85 tertanggal 3 Desember 1985.



http://www.infosnmptn.web.id/2012/02/5-politeknik-terbaik-di-indonesia-versi.html

NAMA ANDA - 08.09

Senin, 28 Mei 2012

7 Penyebab Kegagalan Dalam Kuliah

Senin, 28 Mei 2012

7 Penyebab Kegagalan Dalam Kuliah [ www.BlogApaAja.com ]


1. Kuliah Karena Terpaksa

Melihat anaknya diwisuda adalah kebanggaanbagi setiap orang tua. Dari lubuk hati setiap orang tua pasti menginginkananaknya menjadi seorang yang pintar dan sukses. Bahkan memaksa anaknya untukkuliahpun bisa saja mereka lakukan. Berawal dari sebuah keterpaksaan inilah makaketika sudah menjadi mahasiswa, dia enggan untuk serius dalam kuliah, apalagipengen cepat-cepat diwisuda.

2. Salah Jurusan
Kalah dalam persaingan SPMB/UM PTN/PTS yangmemiliki jurusan-jurusan favorit, menyebabkan banyak mahasiswa memilih jurusanlain (yang tidak diminati) sebagai pelarian ketika tidak diterima. Tujuannyaadalah agar mereka tetap bisa kuliah meski jurusan itu bukan yang diminati.

3. Terlalu Menikmati Kebebasan Karena JauhDari Ortu


Anak Mami kalau kita sering sebut, terkadangjuga menjadi faktor kuliah lama. Rendahnya pengawasan dari orang tua (jauh dariortu) terkadang kebebasan itu dimanfaatkan secara berlebihan. Kerjanya maen,pacaran, begadang tiap malam, nongkrong sana-sini dan lain-lainnya.

4. Sibuk Mengikuti Organisasi KemahasiswaanAtaupun Ormas
Tingkat Intelegency Emotional (IE) yang lebihbesar daripada IQ mendorong mahasiswa untuk lebih senang berorganisasi,bersosialisasi, bertukar pikiran dan melakukan kegiatan-kegiatan atau bergabungdengan Ormas daripada belajar. Kesibukannya itu terkadang menghabiskan uang,tenaga, pikiran dan juga waktu sehingga kuliah terabaikan dan bukan prioritaslagi.

5. Menekuni Hobi Secara Berlebihan

Soft Skill yang dimiliki mahasiswa mendoronguntuk menjadi hobi. Hobi kalau dilakukan secara wajar itu baik, tapi kalauberlebihan, pasti mengganggu kegiatan lainnya. Beberapa hobi seorang mahasiswaantara lain: ngegame, ngeband, billiard, Playstation, ngenet, Futsal, dll.

6. Bisa Mendapatkan Uang Sendiri
Kerja terkadang dibutuhkan bagi mahasiswa,terutama yang kurang mampu ataupun untuk menambah uang saku. Tetapi tidaksedikit pula dari mereka yang terlena dengan pekerjaannya itu. Alasannyasimple, ujung akhir dari kuliah adalah mendapat gelar sarjana yang bisadigunakan sebagai sarana untuk mencari kerja sehingga menghasilkan uang. kalaukuliah saja sudah bisa punya uang sendiri, kenapa harus buru-buru lulus???Makanya mereka lebih senang kerja daripada ngurusin kuliahnya.

7. Tidak Adanya Jaminan Kerja Setelah Lulus

Tidak adanya jaminan inilah yang paling banyakmembuat mereka lebih milih lama kuliah daripada lama nganggur. Prinsipnya :Rezeki itu sudah ada yang ngatur, dan kalau sudah rejeki, gak bakal kemana.Jadi, buat apa cepat-cepat lulus kalau ujung-ujungnya nganggur???? Yang sudahsarjana saja banyak yang nganggur kok..



http://artikel-terunik.blogspot.com/2012/05/7-penyebab-kegagalan-dalam-kuliah.html

NAMA ANDA - 05.38
Flag Counter